BANTARAN — Aura keberkahan begitu terasa di ruang Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaran hari ini. Sebuah pertemuan penting bergaya kontemporer namun sarat nilai religius sukses digelar, mempertemukan berbagai elemen pejuang umat untuk satu visi mulia: menebar manfaat yang nyata.
Kolaborasi epik ini dihadiri oleh para penggerak dari Yatim Mandiri, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Bantaran, MWC NU Wonomerto, Tim Pendamping Produk Halal (PPH), serta Penyuluh Agama Islam dan Penghulu KUA Kecamatan Bantaran.
Sinergi Tanpa Batas, Kolaborasi Lintas Batas
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini membahas berbagai program strategis kemaslahatan, mulai dari pemberdayaan anak-anak yatim agar tumbuh mandiri dan berdaya, penguatan literasi produk halal bagi UMKM lokal, hingga optimalisasi peran penyuluh dan penghulu sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kepala KUA Kecamatan Bantaran menyambut baik kolaborasi multidimensi ini. Menurutnya, melayani umat di era modern tidak bisa lagi dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus bertransformasi menjadi gerakan berjamaah yang solid.
"Hari ini kita merajut frekuensi yang sama. Memadukan semangat pengabdian berbasis spiritual dengan eksekusi program yang relevan bagi kebutuhan masyarakat saat ini," ujarnya di sela-sela diskusi.
Doa dan Harapan: Barokah, Manfaat, dan Bahagia
Pertemuan ini bukan sekadar agenda formal di atas kertas, melainkan sebuah ikhtiar langit yang membumi. Segenap pihak yang hadir berkomitmen penuh untuk mengawal hasil pertemuan ini agar segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Semoga langkah bersama ini senantiasa mendapatkan rida Allah SWT. Semoga mengalirkan keberkahan yang melimpah, mendatangkan manfaat yang luas dalam beribadah, serta menghadirkan kebahagiaan sejati dalam berkontribusi untuk umat.
Amin Ya Rabbal 'Alamin.
#SinergiUmat #KUABantaran #YatimMandiri #MWCNU #ProdukHalal #PenyuluhAgama #BerkahBersama #KontribusiUntukUmat #KUABantaranUpdate
Penulis : Dechi Handini PAI Kecamatan Bantaran, 8 Juli 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.