Belajar dari Ratu Saba’: Ikhtiar, Kebijaksanaan, dan Jalan Menuju Kesuksesan


Kisah Ratu Saba’ yang diabadikan dalam Al-Qur’an menjadi salah satu potret kepemimpinan perempuan yang sarat dengan nilai ikhtiar, kecerdasan, dan kebijaksanaan dalam meraih kesuksesan. Sosok yang dikenal sebagai Balqis ini bukan hanya pemimpin sebuah negeri yang makmur, tetapi juga figur yang mampu menempatkan akal, hati, dan iman dalam satu tarikan langkah menuju kebenaran.
Dalam Al-Qur’an diceritakan bahwa Ratu Saba’ memimpin kaumnya dengan musyawarah dan pertimbangan matang. Ketika menerima surat dari Nabi Sulaiman AS, ia tidak tergesa-gesa mengambil keputusan. Ia mengumpulkan para pembesarnya, mendengarkan pandangan mereka, lalu memilih jalan yang paling maslahat. Sikap ini menunjukkan bahwa kesuksesan tidak lahir dari keangkuhan kekuasaan, melainkan dari kerendahan hati untuk mendengar dan berpikir jernih.
Ikhtiar Ratu Saba’ juga tercermin dalam strategi yang ia tempuh. Ia mengirimkan hadiah sebagai bentuk diplomasi, bukan sekadar materi, tetapi sebagai upaya membaca situasi dan menghindari konflik yang merugikan rakyatnya. Langkah ini menegaskan bahwa kesuksesan sejati bukanlah kemenangan dengan kekerasan, melainkan keberhasilan menjaga kedamaian dan keberlangsungan kehidupan.
Puncak dari perjalanan ikhtiar Ratu Saba’ adalah keberaniannya menerima kebenaran. Ketika menyaksikan kebesaran Allah melalui mukjizat Nabi Sulaiman AS, ia tidak mempertahankan kesombongan sebagai penguasa. Dengan kesadaran penuh, ia menyatakan keimanannya kepada Allah SWT. Inilah kesuksesan hakiki: saat kekuasaan dan kemegahan dunia tidak menghalangi seseorang untuk tunduk pada kebenaran.
Kisah Ratu Saba’ mengajarkan bahwa jalan menuju kesuksesan adalah perpaduan antara usaha sungguh-sungguh, kecerdasan dalam mengambil keputusan, dan kesiapan hati untuk menerima petunjuk Ilahi. Dalam konteks kehidupan masa kini, nilai-nilai tersebut relevan bagi siapa pun—pemimpin, ASN, maupun masyarakat umum—bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari capaian materi, tetapi dari keberkahan, keadilan, dan ketenangan jiwa.
Dengan meneladani ikhtiar Ratu Saba’, kita diajak untuk membangun kesuksesan yang berakar pada kebijaksanaan dan iman, agar setiap langkah yang ditempuh tidak hanya membawa kemajuan, tetapi juga menghadirkan kemaslahatan bagi sesama.

By Dc_Srikandi Bantaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

**🌿 KISAH THOLHAH BIN UBAIDILLAH رضي الله عنه**

🌿 KISAH  THOLHAH BIN UBAIDILLAH رضي الله عنه SAHABAT MULIA, PEMBERANI, DERMAWAN, DAN PEMBELA RASULULLAH ﷺ Di antara sahabat Ras...