Penyuluh Agama Islam KUA Bantaran Menapaki Jalan Pengabdian melalui Road to Bimtek Tahap XV


Bantaran — “Pengabdian yang tulus lahir dari ilmu yang terus diperbarui, dan pelayanan yang berdampak tumbuh dari hati yang senantiasa belajar.” Kalimat inilah yang menjadi ruh keikutsertaan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bantaran dalam kegiatan Road to Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Kinerja Penyuluh Agama Tahap XV yang diselenggarakan oleh PW IPARI Provinsi Jawa Timur, pada hari ini, untuk wilayah Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang.


Kehadiran para penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Bantaran dalam kegiatan ini bukan sekadar memenuhi agenda kelembagaan, namun merupakan ikhtiar untuk terus menajamkan kapasitas diri sebagai pelayan umat dan penjaga harmoni sosial. “Penyuluh bukan hanya menyampaikan pesan, tetapi menanamkan nilai dan menumbuhkan harapan,” menjadi prinsip yang senantiasa dipegang dalam setiap langkah pengabdian.
Road to Bimtek Tahap XV ini menjadi ruang pembelajaran bersama dalam menyusun kinerja penyuluh agama yang terukur, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui penguatan pemahaman pedoman dan SOP penyusunan kinerja, para penyuluh diajak untuk merefleksikan kembali perannya sebagai garda terdepan Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan denyut kehidupan masyarakat.
“Ilmu yang diam akan kehilangan makna, tetapi ilmu yang diamalkan akan menjadi cahaya,” demikian semangat yang tercermin dari antusiasme penyuluh agama Islam KUA Bantaran mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Penyuluh dituntut tidak hanya cakap secara administratif, namun juga bijak dalam membimbing, sabar dalam mendampingi, dan ikhlas dalam melayani.

Dalam dinamika masyarakat yang terus berubah, penyuluh agama Islam hadir sebagai jembatan nilai—menyampaikan dakwah yang menyejukkan, menggaungkan moderasi beragama, serta menguatkan persatuan dan toleransi. “Dakwah terbaik adalah keteladanan, dan pelayanan terbaik adalah yang dilakukan dengan sepenuh hati.”
Keikutsertaan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bantaran dalam kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kinerja yang semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan umat. Dengan bekal ilmu, integritas, dan sinergi, penyuluh agama terus melangkah menjadi cahaya di tengah masyarakat, menghadirkan kebermanfaatan yang nyata dan berkelanjutan.

By Dc_Srikandi Bantaran



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

**🌿 KISAH THOLHAH BIN UBAIDILLAH رضي الله عنه**

🌿 KISAH  THOLHAH BIN UBAIDILLAH رضي الله عنه SAHABAT MULIA, PEMBERANI, DERMAWAN, DAN PEMBELA RASULULLAH ﷺ Di antara sahabat Ras...