Bismillah.
Cinta dalam rumah tangga bukan hanya tentang menemani pasangan saat bahagia, tetapi juga berani mengingatkan ketika ia mulai jauh dari Allah. Karena pasangan yang benar-benar peduli tidak akan rela orang yang ia sayangi terus berjalan menuju dosa tanpa nasihat dan perhatian.
Saling menasihati dalam kebaikan adalah bentuk cinta yang menjaga, bukan menghakimi. Sebab tujuan rumah tangga bukan hanya bahagia di dunia, tetapi juga selamat bersama hingga akhirat.
Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman,
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan melampaui batas.” (QS. Al-Maidah: 2)
Dan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman juga,
وَذَكِّرْ فَإِنَّ ٱلذِّكْرَىٰ تَنفَعُ ٱلْمُؤْمِنِينَ
"Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman." (QS. Adz-Dzariyat: 55)
Sumber instagram : @akunnasehat.02
(Allahul musta'an)
~~~~~~~~~~~~~~~
#dakwahsunnah #manhajsalaf #nasehatdiri #rumahtangga #ayohijrah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.